JAKARTA – "Beradaptasi atau punah; dua pilihan mutlak yang disodorkan oleh laju teknologi hari ini." Penggalan kalimat tersebut nampaknya bukan lagi sebuah pilihan, prinsip kuat dimana Intecsian dapat terus bertahan hidup di semua “platform” dimanapun berada saat ini. Filosofi Jepang klasik dengan ajaran “IKIGAI & KAIZEN” yang menjadi dasar prinsip mereka dalam menjalankan kehidupan hingga saat ini patut di contoh Intecsian semua. Kecepatan perkembangan teknologi yang terus terbarui setiap detiknya menuntut kita semua untuk terus hidup.
Deretan teknologi sudah banyak digunakan perusahaan saat ini. Salah satunya adalah teknologi Virtual Reality (VR). Sebuah teknologi yang memungkinkan pengguna berinteraksi dengan lingkungan tiga dimensi (3D) yang disimulasikan oleh komputer.
Cara kerja sederhananya adalah menggunakan headset khusus, teknologi ini memanipulasi indra sehingga pengguna merasa seolah-olah hadir langsung dan sepenuhnya tenggelam (immersed) di dalam dunia digital tersebut.
Teknologi VR memadukan berbagai perangkat keras dan lunak untuk menciptakan pengalaman yang nyata. Beberapa diantaranya adalah Head-Mounted Display (HMD), sebuah perangkat berbentuk kacamata/ helm yang menutupi pandangan pengguna dari dunia nyata. Perangkat ini menampilkan visual simulasi 3D. Selain itu, teknologi ini juga mengadaptasi sensor gerak yang berfungsi mendeteksi arah pandangan dan posisi kepala (serta tubuh) pengguna, sehingga sudut pandang gambar ikut berubah secara real-time saat bergerak. Terakhir adalah perangkat genggam yang memungkinkan pengguna untuk memegang, memindahkan atau berinteraksi dengan objek virtual.
Di era di mana kecerdasan buatan dan otomatisasi mendikte peta industri, literasi teknologi bukan lagi sebuah nilai tambah, melainkan benteng pertahanan terakhir agar tidak tergerus zaman. Teknologi VR sudah banyak digunakan perusahaan, salah satu departemen yang menerapkan adalah HSE sebagai upaya virtual keselamatan pekerja sebelum mereka diterjunkan langsung ke lapangan. Intecs segera menerapkan teknologi VR demi keselamaan pekerjanya di masa mendatang.
Author: Andhika Adikresna/Intecs/2026/Teknologi
Source: Ragam sumber
0 Comments